Gaya Atur Keuangan Rumah Tangga dengan Side Hustle

Buat kamu yang bekerja keras mengatur keuangan rumah tangga tiap bulannya, punya side hustle bisa jadi cara tepat untuk menambah penghasilan dan simpanan tabungan untuk mewujudkan tujuan finansial kamu. Perhatikan juga trik untuk menjadikan pemasukan tambahan ini lebih menguntungkan.

Apakah kamu memasukkan penghasilan tambahan dari side hustle saat mengatur keuangan rumah tangga? Hari gini, tidak heran memang saat melihat teman punya kesibukan lain yang menghasilkan uang–di luar pekerjaan utamanya. Beberapa waktu lalu saya membeli tanaman hias lewat media sosial. Ternyata si penjual sehari-harinya adalah seorang teknisi di sebuah BUMN, yang punya hobi menanam pohon hias. Saya jadi ingat teman saya, Terry. Ia adalah desainer grafis di agensi periklanan, yang juga seorang crafter. Di luar jam kerjanya, ia menuangkan kreativitasnya yang lain, yaitu membuat boneka rajutan. Ya, punya side hustle memang makin banyak dan umum dilakukan sekarang.

FYI, istilah side hustle beda dengan side job, ya. Bidang pekerjaan side job biasanya mirip dengan pekerjaan utama yang dilakukan, cuma sifatnya lepasan dan tidak terikat kontrak. Misal, pekerjaan utamanya adalah desainer grafis di agensi, sementara pekerjaan sampingannya adalah mendesain buku secara freelance. Sementara side hustle biasanya berawal dari hobi dan passion,  serta mungkin saja bidangnya jauh berbeda dengan pekerjaan utama. Mendapatkan uang lebih dianggap bonus saat melakukan side hustle, beda dengan side job yang motivasinya semata menambah penghasilan.

Ini Manfaat dan Tantangan Punya Side hustle

Saya coba tanya beberapa teman alasan mereka punya side hustle, jawabannya beragam. Seperti disebutkan sebelumnya, side hustle biasanya dilakukan untuk menyalurkan energi yang tidak bisa dilakukan di tempat kerja–untuk kepuasan pribadi dan bersenang-senang. Meski jarinya pegal dan kulitnya menebal karena merajut, teman saya, Terry, bahagia setiap kali proyek bonekanya selesai. Baginya, side hustle ini membuatnya bahagia dan bangga, karena karyanya dihargai atas namanya sendiri, bukan perusahaan tempat ia bekerja.

Meski semula tujuannya bukan untuk menambah penghasilan, Terry tak dapat memungkiri bahwa adrenalinnya meningkat ketika side hustle itu menghasilkan uang. Pendapatan tambahan bisa membuatnya lebih leluasa mengatur keuangan bulanan rumah tangga. Tak heran kalau ini mendorong Terry melakukan side hustle lebih giat lagi. Ya, side hustle memang berpotensi besar untuk menambah sumber penghasilan atau bahkan bisa menggantikan pekerjaan utama jika kamu memutuskan untuk keluar dari profesi utama atau pensiun.

Berdasarkan pengalaman Terry,  manfaat lain yang jarang disadari, side hustle ini bisa jadi passive income. Kok, bisa? Rupanya, ia dengan disiplin menyisihkan keuntungan yang ia dapat dari side hustle sebagai simpanan tabungan dana darurat dan investasi uang untuk dana pensiun.

Tertarik melakukan side hustle? Selain manfaatnya, ada baiknya kamu perhatikan juga tantangannya.

Manfaat Tantangan
Dari segi profesionalitas
Meningkatkan rasa percaya diri yang bisa berpengaruh positif pada karier utama. Bisa mengganggu pekerjaan utama jika terlalu asyik melakukan side hustle dan tidak bisa membagi waktu dan energi.
Dari segi kehidupan sosial
Menambah jejaring di luar kolega bisnis yang biasa kamu temui. Merelakan waktu santai kamu dengan keluarga dan teman.
Dari segi keuangan
Penghasilan tambahan dan jaring pengaman jika terjadi sesuatu dengan pekerjaan utama kamu.

Side hustle mungkin bikin boros, jika kamu tidak mengatur keuangan rumah tangga dengan baik–modal yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasil yang didapat.

Dari segi produktivitas

Membuat kamu lebih produktif dan mengasah kreativitas, ketimbang sekadar nongkrong dan menghabiskan uang di waktu senggang.

Bisa menambah stres, jika kamu tidak bisa mengatur waktu dan energi dengan seimbang untuk istirahat.

Baca Juga: Waspadai Latte Factor yang Bikin Keuangan Bocor Pelan-pelan

mengatur keuangan rumah tangga dari side hustle
Viktoriya Belyakova from Ouch!

Maksimalkan Passive Income dari Side Hustle

Setelah mempertimbangkan manfaat dan tantangan side hustle, baiknya kamu juga tahu cara agar side hustle tidak membahayakan manajemen keuangan rumah tangga kamu. Lakukan beberapa tip berikut:

1. Catat semua

Melakukan side hustle biasanya juga perlu biaya. Untuk membuat boneka rajutan, Terry tentu perlu benang dan perkakas merajut lainnya untuk memulai. Atau, seperti cerita seorang teman yang harus membeli perlengkapan fotografi dan audio saat memutuskan melakukan side hustle sebagai fotografer dan travel blogger. Walau nantinya side hustle bisa jadi mendatangkan uang, modal awalnya tetap harus kamu catat saat mengatur anggaran keuangan rumah tangga.

Pastikan uang yang kamu gunakan untuk side hustle tidak melebihi bujet bulanan agar kondisi keuangan kamu tetap stabil. Daripada mencatatnya secara manual, kamu bisa menggunakan fitur budgeting otomatis dari PINA. Kamu bisa melakukan personalisasi kantong pengeluaran sesuai kebutuhan dan mengatur batasan pengeluaran bulanan kamu untuk setiap kantong. Ada juga review apa saja pengeluaran terbesar kamu dari waktu ke waktu. Jadi kamu bisa atur keuangan tanpa pusing–tanpa pengeluaran berlebih.

2. Pisahkan

Bukan cuma modal dan biaya yang dicatat, kamu juga perlu memantau penghasilan dari side hustle tersebut.  Jika side hustle kamu makin berkembang, sebaiknya pisahkan antara simpanan tabungan dari side hustle dan rekening yang biasa kamu gunakan untuk gaji dari pekerjaan utama. Selain bisa memantau lebih jelas, ini akan membuat kamu tetap berhati-hati mengatur keuangan rumah tangga di tabungan utama. Untuk ini, kamu bisa memanfaatkan fitur dari PINA yang dapat membuat seluruh akun dan rekening kamu terkoneksi di satu aplikasi, mulai dari rekening bank, BPJS, e-wallet hingga investasi. Jadi, kamu bisa memantau seluruh aset kamu tanpa ribet.

3. Jadikan investasi

Saya sangat suka dengan tip dari Terry yang mengelola uang dari side hustle-nya secara bijak, sebagai uang modal investasi baik itu berupa saham maupun reksa dana. Ingat, semakin banyak uang yang kamu hasilkan, semakin banyak yang bisa kamu jadikan simpanan tabungan, dan dikembangkan dalam bentuk investasi. Dengan begitu, side hustle bisa membantu kamu lebih cepat mencapai berbagai financial goals kamu, seperti Terry. Bingung mulai dari mana? Coba cek fitur Investasi Otomatis dari PINA. Kamu cukup beri tahu toleransi risiko dan tujuan finansial kamu. Selanjutnya, kamu bisa mulai investasi dengan pilihan portofolio terbaik yang dimonitor & dikelola otomatis oleh ahli keuangan tepercaya dari PINA.

Apa pun side hustle pilihan kamu, agar dapat memberi pengaruh positif, kamu perlu melakukannya dengan sepenuh hati dan konsisten. Jangan lupa untuk rutin mengatur dan review keuangan rumah tangga dari waktu ke waktu agar side hustle itu bikin kamu lebih bahagia, bukannya tambah masalah.

Pina

Pina

Content Writer Team