Ini Cara Membuat Laporan Keuangan di Excel untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Ingin tahu cara membuat laporan keuangan di Excel anti ribet? Berikut penjelasan lengkapnya agar kamu bisa buat laporan keuangan lebih mudah.

Ingin tahu cara membuat laporan keuangan di Excel? Yup, tak bisa dimungkiri, kemampuan menulis laporan di Microsoft Excel memang jadi salah satu basic skill yang harus sobat PINA miliki, baik sebagai pebisnis maupun personal. Sebab, laporan keuangan yang baik dapat membantu kamu dalam mengetahui arus pemasukan dan pengeluaran bulanan secara detail.

Laporan keuangan dari Excel sering dipilih karena dianggap rapi serta mudah dibaca dan dipahami. Sehingga banyak yang memakai Excel untuk membuat laporan keuangan, baik harian, bulanan, maupun tahunan. Namun, seringkali Excel menjadi momok yang menakutkan karena dianggap sulit dan penuh dengan deretan rumus. Padahal jika sudah terbiasa, Excel sangat mudah digunakan dan memiliki banyak kelebihan. Apa saja kelebihan, fitur, dan bagaimana cara membuat laporan keuangan di excel? Cari tahu jawaban lengkapnya di bawah ini, ya.

Mengapa Memilih Excel? 

Berbeda dengan program pembuat laporan keuangan lain, excel punya beberapa kelebihan yang dapat memudahkan pengguna dalam membuat laporan keuangan. Berikut kelebihannya.

1. Akurasi yang tinggi 

Sebagai program yang dibuat khusus untuk mengumpulkan data berupa angka, Excel bisa menjadi pembanding kumpulan data yang akurat. Data-data yang diolah di dalam Excel dijamin tidak akan salah karena sudah menggunakan program-program tertentu. Excel juga bisa membantumu membandingkan data keuangan total hutang dagang versi untuk keperluan menghitung volume arus kas. 

Tak hanya itu, sobat PINA juga bisa mengulang pelacakan agar bisa mendapatkan gambaran pengeluaran keuangan yang lebih jelas. Template excel laporan keuangan bisa dilakukan dengan mengelompokkannya menjadi beberapa poin. Misalnya dibedakan berdasarkan ukuran, lokasi, tanggal dan pembelian. 

2. Entri data secara otomatis 

Kelebihan lain dari Excel adalah dapat digunakan untuk entri atau memasukan data otomatis. Hal ini tentu sangat membantu bagi sobat PINA yang butuh keteraturan sekaligus kecepatan. Sobat PINA tinggal memasukan data-data kamu dan Excel akan menyusunnya secara cepat dan otomatis.  

Selain itu, sobat PINA juga bisa membuat makro ekspor data lewat Microsoft Excel. Kamu juga bisa memilih template manajemen faktur di lembar Excel untuk menyusun laporan keuangan. Wah, banyak banget fitur yang bermanfaat ya, sobat PINA.

Apa Fitur Excel yang Dipakai untuk Membuat Laporan Keuangan? 

Saking banyaknya fitur yang terdapat di Excel, tak jarang banyak pengguna yang bingung untuk menggunakannya. Nah, sobat PINA tidak perlu bingung, berikut ini beberapa fitur penting yang perlu kamu ketahui untuk mengelola data dan angka.

1. Tabel Pivot

Cara membuat laporan keuangan di Excel yang pertama adalah menggunakan fitur tabel pivot yang terletak di bagian “insert”. Fitur ini berisi format tabel yang bermanfaat untuk meringkas kumpulan data-data kompleks berdasarkan sel pilihan. Dengan menggunakan fitur ini, sobat PINA akan bisa menyaring data yang rumit.

Terlebih, kamu juga bisa memilah data sesuai kelompok kategori. Tabel pivot bisa sobat PINA pakai untuk membuat rangkuman data akuntansi mentah untuk mengelompokkan data-data tersebut ke dalam kategori yang berbeda.

2. Analisa What IF

Analisis What If yang ada pada bagian “menu”, juga bisa digunakan untuk mengolah data-data yang berupa angka. Sobat PINA bisa menggunakan fitur ini untuk memperkirakan kumpulan data dalam rumus Excel. Jadi, kalau sobat PINA mau menguji hasil baru dengan memodifikasi sebagian data yang ada, kamu tidak perlu menghapus data primer. 

Fitur ini juga cukup akurat untuk mengatur manajemen arus kas seluruh anggaran dan perkiraan anggaran yang sobat PINA miliki, lho. Dalam menguji perkiraan anggaran, analisis What If akan menggunakan bentuk format garis berupa garis trend ataupun grafik batang. 

3. Forecast Sheets

Selain kedua fitur di atas, sobat PINA juga bisa menggunakan fitur forecast sheets sebagai salah satu cara membuat laporan keuangan di Excel. fitur ini berguna untuk memperkirakan tren data berdasarkan pada nilai historis.

Forecast sheets akan memprediksi tren keuangan dalam format grafis yang yang hanya mengubah nilai data dalam sel. Namun, sobat PINA perlu ingat karena berdasarkan nilai historis, maka fitur forecast sheets hanya dapat digunakan kalau kamu sudah memiliki data historis selama beberapa tahun. 

Bagaimana Cara Membuat Laporan Keuangan di Excel? 

Nah buat sobat PINA yang masih belum paham atau bingung cara membuat template Excel laporan keuangan, kamu jangan khawatir karena akan kami kasih tau caranya. Ada beberapa laporan keuangan dasar yang bisa dibuat dengan mudah menggunakan Excel, yaitu laporan laba rugi dan laporan arus kas. Berikut ulasan lengkapnya.

Cara Membuat Laporan Laba Rugi di Excel 

Laporan keuangan pertama yang akan dibahas adalah laporan keuangan laba rugi. Laporan yang satu ini merupakan laporan keuangan yang menunjukkan seberapa besar keuntungan dan kerugian bisnis dalam satu periode. Meski begitu, sobat PINA juga bisa memilih periode laporan laba rugi per bulan atau triwulan untuk mengetahui perkembangan bisnis yang baru sobat PINA jalankan. 

Setelah menentukan periode, sobat PINA harus menyiapkan jurnal yang berisi data-data laporan keuangan. Bagaimana jika belum punya jurnal? Kamu bisa memakai kwitansi, laporan bank, atau catatan-catatan lainnya. 

Lalu, kamu harus mengatur informasi dalam empat kategori, yaitu: 

  1. Pendapatan/keuntungan atau yang biasa disebut revenue/profit 
  2. Biaya operasional
  3. Gain (losses) from continuing operation berupa beban bunga, pajak, dan pergerakan kas lain yang tidak berkaitan dengan operasi bisnis
  4. Non-recurring event atau keuntungan maupun kerugian yang signifikan dan tidak terjadi berulang

Jika semua itu sudah sobat PINA siapkan, maka inilah langkah selanjutnya: 

  1. Buat file baru di Excel 
  2. Buat sub kategori sesuai kebutuhan. Misalnya revenue, operating expenses, gains (losses) from continuing operation, dll. 
  3. Siapkan rumus. Misalnya rumus untuk menghitung net sales adalah dengan mengetik =SUM, lalu pilih semua entri yang ada di bawah sub bagian sales. 
  4. Buat format file agar lebih mudah dibaca. Caranya, sobat PINA beri warna yang berbeda untuk data yang signifikan. Misalnya, angka negatif diberi warna merah. 
  5. Pastikan semua nilai sudah ditempatkan dengan benar. Semua jumlah yang dimasukkan dalam file harus positif kecuali yang sudah diberi tanda less. 

Cara Membuat Laporan Arus Kas di Excel

Cara membuat laporan keuangan di Excel yang wajib sobat PINA ketahui selanjutnya adalah membuat laporan arus kas. Setelah memilih periode pelaporan, selanjutnya sobat PINA perlu menyiapkan data yang sudah dicatat dalam jurnal. Jika belum, kamu bisa memakai daftar semua pengeluaran dan pendapatan selama periode yang dipilih.

Data-data tersebut harus sobat PINA urutkan ke dalam tiga kategori, yaitu operasi (kas yang dibuat dibelanjakan untuk sehari-hari), investasi (pengeluaran pada aset jangka panjang), dan pembiayaan (yang berasal dari pemilik, investor lain, maupu pinjaman). 

Baca Juga: 7 Cara Mudah Membuat Pembukuan Keuangan Sederhana

Selanjutnya, lakukan langkah-langkah berikut ini: 

  1. Buat file baru di Excel. Beri nama Laporan Arus Kas. 
  2. Sisakan satu baris kosong untuk pemformatan. Pada dua baris berikutnya tulislah Awal Periode dan Akhir Periode. 
  3. Tentukan sub kategori dalam laporan. 
  4. Siapkan rumus. Karena laporan arus kas tergolong simpel, sobat PINA biasanya hanya perlu memakai perintah sum untuk menjumlahkan setiap kategori.
  5. Formatlah baris dan angka. Beri warna yang berbeda untuk data-data yang perlu dicermati. 
  6. Masukkan nilai sebenarnya pada format file yang sudah kamu buat. 

Nah, sekarang jadi paham kan cara membuat laporan keuangan di Excel. Bagaimana, tertarik untuk mencoba membuatnya? Masih bingung? Kalau masih bingung jangan khawatir, sekarang ada aplikasi PINA yakni aplikasi keuangan All-in-One yang didesain khusus untuk membantu kamu mengatur keuangan dengan lebih baik dan menumbuhkan aset sesuai rencana masa depan. Di aplikasi PINA, kamu bisa coba fitur Kelola Budget yang bisa menyusun budget sesuai kebutuhanmu dan secara otomatis memonitor pengeluaran per kategori.

Tak hanya itu, aplikasi PINA juga bantu mewujudkan goals finansialmu dengan memberikan cashback 5% (Maksimal Rp10 juta) untuk setiap tujuan keuangan yang diwujudkan melalui PINA Goal dan rutin menabung setiap bulan (minimal selama 1 tahun). Jadi tunggu apalagi? Segera daftar PINA Goal sekarang, ya.

Pina

Pina

Content Writer Team