7 Cara Investasi Uang yang Tepat untuk Nambah Pemasukan di Usia Muda!

Punya dana lebih tapi tidak tahu cara kelolanya? Beberapa cara investasi uang berikut ini bisa jadi rekomendasi buat sobat PINA yang ingin kelola uang agar bisa dapat keuntungan maksimal. Berikut daftarnya.

Semakin bertambahnya usia  kebutuhan juga semakin meningkat, apalagi jika sobat PINA sudah berkeluarga bertambah lagi pos keuangan yang perlu dipenuhi. Mulai dari pos biaya kebutuhan sehari-hari, tagihan rumah tangga (listrik dan air), biaya pendidikan anak, dana darurat hingga tabungan. Menanamkan modal atau cara investasi uang bisa jadi solusi untuk memenuhi tujuan finansial yang sobat PINA punya.

Memang tren investasi sedang tinggi di kalangan milenial dan gen Z karena saat ini banyak platform yang menawarkan edukasi seputar investasi serta mengelola keuangan. Jika sobat PINA memiliki satu tujuan finansial tertentu seperti membeli rumah sebelum usia 30, membeli mobil baru dalam jangka waktu 5 tahun, investasi bisa menjadi salah satu cara untuk mencapainya. Mungkin sobat PINA akan berpikir menabung adalah cara yang lebih aman, yap! Betul sekali menabung merupakan cara yang aman untuk menyimpan uang pada jangka waktu yang lama. 

Perbedaan menabung dan investasi adalah keuntungan yang dihasilkan. Jika sobat PINA menabung di bank bunga per tahunnya kecil dan akan kalah dengan nilai inflasi yang terus meningkat setiap tahun. Belum lagi, ada yang namanya biaya administrasi. Kesempatan untuk mengelola uang pun akan sulit.

Sedangkan dengan berinvestasi sobat PINA bisa menyimpan uang selagi mendapatkan keuntungan, dengan kata lain sobat PINA bisa menabung dan mendapatkan pemasukan pasif dari tabunganmu. Keuntungan ini didapat dari naiknya nilai suatu instrumen saham yang kamu miliki, selisih dari harga instrumen yang kamu beli dengan nilai saat ini.

Cara Investasi Uang Berdasarkan Waktunya

Investasi uang bisa dibedakan dari jangka waktu yang diperlukan, ada investasi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

1. Investasi Jangka Pendek

Investasi bisa dikategorikan jangka pendek jika berlangsung dari satu hingga tiga tahun. Contohnya, sobat PINA sekarang berumur 25 tahun dan berencana menikah pada umur 27 tahun, maka kamu harus memilih investasi yang bisa memberikan keuntungan dengan waktu yang relatif singkat dua tahun dan memiliki risiko rendah.

2. Investasi Jangka Menengah

Investasi jangka menengah adalah investasi yang berlangsung selama 3 sampai 10 tahun. Contohnya jika sobat PINA ingin menyiapkan dana pendidikan, kamu bisa menyiapkan dana tersebut dengan berinvestasi sejak anak tersebut masih kecil. Jadi ketika anak sudah memasuki usia sekolah, kamu sebagai orang tua tidak pusing lagi memikirkan dana pendidikan.

3. Investasi Jangka Panjang

Jika investasi berlangsung lebih dari 10 tahun maka bisa disebut sebagai investasi jangka panjang. Tujuan umum investasi ini seperti menyiapkan dana pensiun atau membeli rumah impian.

Investasi Uang Berdasarkan Jenisnya

Nah, setelah sobat PINA mempelajari perbedaan tujuan cara investasi uang berdasarkan jangka waktu yang diperlukan, sobat PINA sekarang bisa mempelajari instrumen investasi apa saja yang bisa kamu pilih.

1. Investasi Saham

Instrumen saham ini merupakan yang cara investasi uang paling populer dan belakangan makin banyak dibicarakan atau dipelajari. Dengan memilih emiten saham yang tepat kamu bisa mendapatkan keuntungan berkali lipat dari modal awal.

Tapi perlu diingat juga risiko yang cukup tinggi jika kamu salah memilih emiten saham kamu bisa mengalami kerugian. Jadi kamu perlu mempelajari teorinya dengan baik dan menentukan strategi yang tepat untuk bisa mendapatkan tingkat return yang diinginkan.

2. Investasi Reksadana

Investasi ini cocok buat kamu yang baru mulai belajar cara  investasi uang dan memiliki modal yang kecil dengan risiko kecil. Cara investasi uang di reksadana juga tidak ribet karena kamu bisa melakukan semuanya dari smartphone kamu dengan banyak pilihan aplikasi. Sobat PINA bisa mulai investasi reksadana dengan modal awal Rp100.000 saja. 

Sobat PINA hanya perlu memilih instrumen reksadana yang kamu inginkan dan manajer keuangan akan menentukan pilihan terbaik untuk mengelola uangmu jadi kamu tinggal memantau sesekali saja.

3. Investasi Emas

Investasi emas merupakan cara investasi uang yang populer masyarakat Indonesia sejak lama. Investasi emas adalah investasi jangka panjang dan minim resiko karena harga emas dan logam mulia yang cenderung terus naik dari tahun ke tahun. Investasi emas juga tidak semahal dulu karena kini banyak aplikasi yang menawarkan investasi emas online yang menggunakan sistem menabung emas. Modal yang diperlukan tidaklah tinggi hanya dengan uang puluhan ribu sobat PINA bisa mulai berinvestasi.

4. Obligasi

Obligasi adalah instrumen investasi berupa perjanjian dari penerbit obligasi yang akan memberikan reward pada periode tertentu seperti bunga dan kupon. Obligasi ini bisa dikeluarkan pihak pemerintah maupun swasta. Tingkat risiko yang dimiliki obligasi juga termasuk rendah karena ini dijamin oleh pemerintah yang menghindarkan penerbit surat berharga untuk tidak membayar kewajibannya pada pemilik obligasi.

5. Investasi Properti

Jika sobat PINA memiliki modal besar, investasi properti adalah cara investasi uang yang menguntungkan. Seperti yang sobat PINA tahu, harga properti akan terus meningkat dari tahun ke tahun dengan cukup tinggi hingga 15-20%. Bahkan jika sobat PINA bisa memilih lokasi yang dinilai akan menjadi strategis beberapa tahun kedepan kamu bisa membuat nilai properti yang kamu miliki meningkat berkali-kali lipat.

Properti merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi semua orang, jadi jenis investasi ini akan selalu menguntungkan dan memiliki tingkat risiko yang rendah. Sobat PINA juga bisa menyewakan properti ini selagi menunggu harganya naik.

6. Deposito

Deposito merupakan salah satu cara investasi uang yang mirip dengan menabung di bank, yang membedakan adalah bunga yang kamu terima nilainya lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan biasa. Namun, sobat PINA tidak bisa mencairkan deposito kapan saja karena kamu memiliki perjanjian dengan bank untuk tidak mengambil uangmu pada periode 3-12 bulan.

Jika sobat PINA harus mengambil deposito yang kamu miliki sebelum waktu yang ditentukan, kamu harus membayar sejumlah denda yang telah ditentukan bank. Investasi ini termasuk aman dan membuat uang yang kamu miliki terlindung dari inflasi.

7. Peer to Peer Lending

Peer to Peer lending merupakan cara investasi uang yang relatif baru tapi peminatnya sudah cukup tinggi di Indonesia. Dengan banyaknya perusahaan fintech yang menawarkan jenis investasi ini, sobat PINA memiliki banyak opsi untuk menginvestasikan uangnya.

Konsep dasar P2P lending adalah meminjamkan uang pada pihak yang membutuhkan melalui perusahaan fintech yang akan menampung dan mengelola uangmu. Sobat PINA sebagai investor akan menerima pengembalian pokok dan bunga yang cukup tinggi hingga mencapai 12-16% per tahunnya.

Baca Juga: Capai Goals Finansial Kamu dengan 8 Cara Menghemat Uang Berikut Ini

Nah, itulah 7 cara investasi uang yang sobat PINA bisa coba untuk mewujudkan financial goals kamu. Bagaimana, sudah tertarik untuk mulai investasi? Pastikan untuk pelajari cara kerja dan risiko dari investasi tersebut sebelum memulainya. Tujuannya agar sobat PINA bisa mendapatkan cuan maksimal saat berinvestasi.

Ingin memulai investasi tapi masih belum tahu platform yang tepat? Kamu bisa pilih PINA karena PINA merupakan aplikasi keuangan All-in-One untuk berinvestasi, mulai dari reksadana sampai saham bisa diinvestasikan pakai PINA.

Nah, kebetulan ada penawaran menarik untuk investor pemula yang mulai berinvestasi, setiap pembelian investasi di PINA dengan modal awal Rp1.000.000 kamu akan mendapatkan cashback tambahan sebesar Rp250.000! Jadi, tunggu apalagi? Segera daftarkan akun investasi (RDN)mu di PINA, depositkan dana, lakukan pembelian investasi di saham atau reksadana pilihanmu.

Pina

Pina

Content Writer Team